Musholla di dalam Mall

dulu sekali.

dulu sekali saya tidak suka Shalat ketika berpergian di Mall. mengapa? pertanyaan saya kepada ayah saya selalu sama. jikalau manusia menganggap Shalat sebagai perbuatan suci yang menggambarkan hubungannya kepada tuhannya, mengapa arena sholat didalam Mall dibuat seakan-akan bukan tempat yang dihormati?. bukankah tempat “berdoa” identik dengan tempat yang kita hormati, kita jaga kebersihannya serta kita sucikan?

pernahkah kalihan melihat tempat sholat di Mall beberapa tahun yang lalu? yap kebanyakan berada di area yang sama. di area parkir, bahkan sebagian besar dipojokan. beberapa bahkan tidak memakai pendingin sama sekali. tersudut, panas dan cenderung kotor. padahal dipakai untuk beribadah.

sejak saat itu saya membayangkan, tentu akan sangat indah ketika akan ada saatnya jika tempat sholat setidaknya diposisikan ditempat yang jauh lebih nyaman. berada dibagian Mall yang gampang diakses. diberi setidaknya pendingin agar dapat beribadah dengan nyaman, tempat mengambil wudhu yang luas, dan sebagainya. tapi yah sudahlah, apa mau dikata. pengusaha property tentu lebih memilih mengalokasikan posisi untuk outlet yang akan menghantarkan banyak uang untuknya.

tapi masa mulai berubah, nampak kecenderungan harapan terhadap servis mulai kental. manusia tidak lagi hanya berpusat pada kebutuhan, tetapi juga nilai tambah yang membuatnya nyaman. tuntutan tempat ibadah yang “Manusiawi” dipusat umum seperti Mall terus berdatangan. Mall mulai melakukan pembenahan.

dari beberapa Mall yang ada, perhatian saya jatuh kepada Gandaria City.

tempat menitip sepatu/sandal. keren ya

mengapa Gandaria City? Gandaria City menghadirkan Musholla yang bukan hanya nyaman dari segi fasilitas. mereka memperhatikan hal-hal kecil mulai dari ukuran tempat sholat, pendingin, tempat ber wudhu bahkan tempat menunggu. tempat berwudhu dibuat cukup besar dan Lega.

Tempat Wudhu

Selain tempat wudhu, tempat sholatnya sendiri berukuran cukup luas. tidak perlu berpanjang-panjang antri. karena besarnya sudah cukup untuk banyak orang sekalipun. fasilitas sarung telah disediakan untuk yang mungkin tidak membawa perlengkapan sholat lengkap dan Al-Quran bersih dan terjaga kondisinya serta siap dipergunakan.

Tempat Sholat

Musholla ini berada didalam Bagian Mall, individu yang ingin beribadah tidak perlu jauh-jauh berjalan. karena posisi Mushalla ini dibuat sedemikian rupa agar dapat mudah dicari dan diakses semua pengunjung Mall.

Bagi saya, beribadah bisa dengan banyak hal. salah satunya adalah memfasilitasi umat muslim lainnya untuk beribadah dengan nyaman dan Layak. terima kasih bukan hanya kepada Gandaria City, tapi juga Mall-mall yang sudah mulai memikirkan akan kenyamanan pengunjung dalam beribadah. sesungguhnya ketenangan ini mahal harganya. tetapi jauh lebih memberikan Value dari sekedar mentargetan tercapainya tujuan bisnis semata.

Saya jadi makin rajin Sholat di Mall.. hehehehe.. Kalau anda?

About Author

Mohamad Ario Adimas
Penulis saat ini aktif sebagai praktisi di dunia Komunikasi pemasaran industri telekomunikasi.

2 Comments

  1. Erry Febrian (@erryfp)

    Kalau di Jakarta, yg aku lihat tren “executive mushalla” ini pertama banget dimulai oleh Plaza Senayan. Walau masih berlokasi di dekat gedung parkir, tapi ruangannya cukup luas, dgn penjaga & tempat wudhu yg lumayan besar juga.

    Kemudian, tren ini dilanjutkan Senayan City yg AFAIK mal pertama yg menyebut “executive mushalla”. fX Mall Senayan juga mushalla-nya lumayan terawat, meski ukurannya kecil & bukan kelas eksekutif.

    Mal berikutnya yg setahuku punya mushalla bagus adalah Central Park. Jujur saja, yg ini cukup mengejutkan, soalnya target market & pengunjung utama Central Park kan sepertinya pengunjung nonmuslim.

    Gandaria City, sebelum membangun “executive mushalla” anyar di area Mainstreet, pernah punya mushalla agak mungil yg sebetulnya sudah cukup layak. Lokasinya di UG Floor, dekat Periplus. “Executive mushalla” ini seingatku pertama diperkenalkan saat bulan Ramadhan. Mereka bahkan punya masjid tersendiri di lantai paling atas (Lt. 5?) yg katanya sih, siap digunakan utk pengunjung yg ingin shalat tarawih.

    Bagaimana dgn mal lainnya? Mal Taman Anggrek masih cukup parah. Pondok Indah Mal sudah lumayan, tapi kapasitas tempat shalat & wudhu belum mampu mengimbangi jumlah pengunjung, apalagi saat shalat maghrib. Pacific Place? Aku belum pernah shalat di situ. Grand Indonesia bagus, penjaganya ramah, tapi kapasitasnya juga agak kecil dgn hanya 3 kran utk berwudhu.

    Tapi yg paling parah itu, sayangnya, di pusat perbelanjaan kelas menengah ke bawah, seperti ITC Permata Hijau, Poins Square, dan Ratu Plaza. Mushalla-nya terpojok, kecil, & kurang terawat baik.

    Reply
    1. arioadimas (Post author)

      dashyat, comment yang berbobot abis dan penuh dengan fakta dan data. *toss*

      bagi saya, ya next nya ini akan jadi fasilitas wajib. dan pasti cepat menular ke banyak tempat yang belum seperti ini.

      Reply

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *